Tips Andalan Menjadi Service Desk Ala Runinta

Friday, 23 April 2021

Setiap tahunnya, persaingan dalam bisnis akan semakin bertambah ketat. Apalagi sekarang ini dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat seolah kita semua dituntut harus mengikutinya. Salah satu hal yang mulai berubah adalah dari pelayanan terhadap customer yang sekarang mulai beralih menggunakan media online, apalagi dengan kondisi pandemi seperti ini. 

Suatu perusahaan yang baik pastinya memiliki pelayanan yang baik pula. Sebaik apapun produk yang dijual jika buruk dalam pelayanan pastinya akan dinilai buruk juga oleh konsumen. Jadi produk yang baik dengan customer service yang baik dan andal adalah kombinasi yang esensial dalam bisnis. 

Pada perusahan yang menyediakan produk layanan teknologi Informasi, yang menangani customer service biasa dikenal dengan istilah service desk. Beberapa waktu lalu tim redaksi berbincang dengan salah satu Service Desk Specialist, Department Business Service HR & MDM SISI, Runinta Sari. Dirinya bercerita dan berbagi tips pekerjaan service desk dengan pengalaman kurang lebih 3 tahun lamanya. Menurutnya hal yang membedakan, menjadi seorang anggota tim service desk juga harus mampu menangani keluhan atas aplikasi dari berbagai departemen. Nah, berikut beberapa tips andalan Runinta dalam melakukan pekerjaannya selama ini. 

  1. Respon dengan cepat

Pelanggan selalu ingin mendapatkan respon yang cepat, baik dalam mendapatkan informasi maupun menyampaikan komplain. respon yang lambat atau lama pasti akan membuat  pelanggan tidak nyaman. Jadi saat menerima komplain solusinya adalah, dengan meresponnya terlebih dahulu dengan mohon untuk menunggu sejenak karena komplain sedang ditangani. 

  1. Komunikasi yang baik

Di manapun tempatnya online atau offline, seorang service desk harus bisa berkomunikasi dengan baik kepada pelanggan. Bahasa yang digunakan harus sopan, ramah, jelas dan mudah dipahami. Tujuannya agar informasi yang diberikan bisa sampai dengan baik dan mudah dipahami. 

  1. Menguasai produk layanan

Apa gunanya jika service desk tidak menguasai produk layanan yang digunakan pelanggan? Hemm padahal pelanggan yang bertanya pasti ingin mendapatkan penjelasan lebih mengenai produk kita. Solusinya yakni harus belajar terlebih dulu sampai menguasai produk layanan yang ditangani, agar pelanggan yang bertanya tidak semakin bingung dengan penjelasan yang diberikan. 

  1. Menjadi pendengar yang baik

Service desk dalam setiap harinya pasti selalu mendapatkan keluhan dari pelanggan. Bekerja sebagai tim service desk berarti sudah mempersiapkan telinga untuk mendengar komplain berupa keluhan, cercaan, hingga cemoohan dari pelanggan. Namun jika beruntung juga bisa mendapatkan pujian dari pelanggan. Semua hal itu sudah menjadi tugas sekaligus risiko seorang service desk. Begitu juga pada pengalaman Runinta, dalam menghadapi keluhan dirinya selalu menanamkan mindset positif, jadi setiap komplain harus didengarkan dengan baik agar permasalahan pelanggan bisa diselesaikan dengan menemukan solusinya. 

 

Nah demikian sedikit tips dari Runinta berdasarkan pengalamannya menjadi service desk yang baik dan handal. Bagi Runinta, ada tantangan tersendiri yang dihadapi setiap harinya yang semakin menambah semangat bekerja setiap harinya. Karena tugas dari service desk selalu berhubungan dengan konsumen, maka service desk harus selalu bisa membangun hubungan baik dengan pelanggan. Cara mudah bagi Runinta adalah dengan memberikan pelayanan yang terbaik, ramah, dan murah senyum. Karena baik buruknya perusahaan akan tercermin dari pelayanannya.