Cara Professional Meminta Feedback dan Evaluasi dari Atasan

Friday, 8 December 2023

Evaluasi merupakan langkah terbaik guna mengetahui sejauh mana kinerja seseorang atau suatu program telah mencapai tujuan yang ditetapkan. Evaluasi kinerja memberikan banyak manfaat seperti mengukur tingkat keberhasilan karyawan, pengembangan karyawan hingga pengambilan keputusan. Kegiatan evaluasi kerja biasanya dapat dilakukan di setiap minggu, setiap bulan atau bahkan setiap semester. 

Evaluasi kinerja biasanya dapat diperoleh dari atasan maupun karyawan. Namun permintaan evaluasi kerja dari atasan diyakini menjadi hal yang lebih objektif karena akan memberi banyak manfaat. Salah satu manfaatnya adalah karyawan memiliki kesempatan diberikan umpan balik yang konstruktif kepada karyawan mengenai kinerja mereka.

 

Evaluasi kinerja dari atasan juga membantu karyawan mengetahui aspek-aspek mana yang perlu diperbaiki dan juga perlu ditingkatkan. Lantas, bagaimana cara meminta feedback dari atasan secara profesional untuk mengetahui performa kita yang baik dan efektif?

  1. Tentukan waktu yang tepat untuk memintanya

Sebelum meminta feedback, ada baiknya perhatikan situasi dan kondisi atasan Anda terlebih dahulu. Gunakan waktu yang tepat seperti pada saat atasan sedang memiliki senggang waktu atau sedang sibuk dengan tugas atau pertemuan pentingnya.

  1. Kirimkan email atau beritahu atasan terkait permintaan tersebut

Apabila Anda belum bisa melakukan tatap muka pada atasan untuk meminta izin terkait permintaan feedback, ada baiknya Anda minta kesediaan waktu atasa melalui email atau aplikasi pesan terlebih dahulu. 

Pilihlah penggunaan kata yang sesuai dengan bahasa yang sopan, lugas, dan jelas. Utarakan tujuan Anda dalam meminta feedback tersebut agar atasanmu dapat mempersiapkan diri dan memberikan waktu yang cukup untuk memberikan umpan balik.

  1. Siapkan beberapa pernyataan

Sebelum menanyakan feedback langsung pada atasan, ada baiknya Anda persiapkan beberapa pertanyaan yang spesifik dan berkaitan dengan kinerja Anda. Buat alur pertanyaan dengan jelas dan terarah untuk memudahkan atasan memberikan umpan balik yang lebih konstruktif.

  1. Tanyakan feedback dari atasan dan saran perbaikan

Saat bertemu dengan atasan, tunjukkan sikap terbuka dan lapang dada dalam menerima umpan balik. Dengarkan dengan seksama dan hindari membela diri atau mengambil sikap defensif. Jika ada kritik, gunakan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang.

Selain itu ada baiknya tanyakan juga saran perbaikan yang dapat membantu Anda meningkatkan kinerja di masa depan. Berdiskusilah tentang langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 

  1. Belajar meningkatkan kualitas diri berdasarkan feedback tersebut

Apabila Anda telah bertanya feedback dari atasan mengenai kinerja Anda, penting untuk mencatatnya dan melakukan evaluasi diri. Tinjau kembali umpan balik yang diberikan dan buat rencana tindakan untuk meningkatkan kinerja Anda

Jika langkah-langkah di atas telah Anda lakukan dan rencana tindakan telah dibuat, implementasikan perbaikan yang telah direkomendasikan oleh atasan. Gunakan feedback yang sudah ada sebagai panduan untuk mengembangkan diri dan mencapai tujuan kerja yang telah ditetapkan.

 

Penilaian kinerja dari atasan adalah proses penting dalam mengukur kontribusi dan pencapaian mereka dalam pekerjaan. Umpan balik dari atasan dapat memberikan wawasan berharga tentang kemampuan dan potensi Anda. Dengan mengetahui area yang perlu diperbaiki, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kinerja Anda.