3 Upaya Beradaptasi dengan Teknologi dalam Era Disrupsi

Friday, 8 October 2021

Menghadapi era disrupsi, setiap perusahaan dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mempertahankan eksistensinya. Tidak sedikit pebisnis yang merugi dan terpaksa menutup bisnisnya karena tidak siap menghadapi persaingan. Sebelum semuanya terlambat, pemilik perusahaan sebaiknya menemukan strategi yang tepat untuk bertahan. 

Beradaptasi dengan gaya hidup digital menjadi salah satu upaya untuk menghadapi kenormalan baru dalam bisnis, termasuk di antaranya bagaimana sebuah perusahaan mengelola bisnis dan koordinasi secara digital. Berikut upaya yang dapat dilakukan sebuah perusahaan untuk tetap menjaga efektivitas dan efisiensi kerja dalam tatanan baru pemanfaatan teknologi.

 

  • Ciptakan budaya perubahan 

Pesatnya perkembangan teknologi telah mendorong perusahaan untuk mengadopsi teknologi digital demi menunjang bisnisnya. Penggunaan teknologi yang lebih canggih tentunya akan memudahkan serta menghemat waktu dalam melakukan pekerjaan. Sehingga pastikan tim Anda siap dengan berbagai perubahan budaya kerja yang terjadi. 

Adaptasi ini bisa dimulai dengan menggunakan platform yang mampu menjadi pusat kontrol. Terutama yang memungkinkan tahap kerja terotomasi seperti persetujuan, alur kerja, pengeluaran, dan data kehadiran serta fungsi lain yang dapat diintegrasikan akan sangat membantu sistem kerja suatu perusahaan. Dengan demikian karyawan dapat lebih terbiasa dengan penggunaan teknologi. 

  • Pahami Teknologinya

Sumber daya manusia adalah aspek paling penting dalam sebuah perusahaan. Sumber daya yang berkualitas akan lebih mudah beradaptasi dengan teknologi baru ataupun cara-cara baru yang diterapkan untuk menghadapi kompetitor yang lebih unggul. Sebab itulah, perusahaan perlu memberikan pelatihan bagi karyawannya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.

  • Lakukan evaluasi dan pengoptimalan

Dalam setiap upaya pemanfaatan teknologi digital, tak selamanya akan berjalan mulus. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi dalam setiap prosesnya. Evaluasi tersebut bisa dilakukan setiap bulan, 3 bulan atau bahkan setiap 6 bulan. Ukur bagaimana dampaknya terhadap karyawan dan perusahaan. Hasil dari evaluasi ini dapat Anda gunakan untuk perbaikan atau inovasi kedepannya.

 

Kebiasaan yang menjadi rutinitas dapat menjadi tempat zona nyaman bagi karyawan. Pastikan selalu ada ruang untuk tetap berinovasi dan beradaptasi melakukan pertumbuhan digital. Ketika semua karyawan dapat memahami pentingnya pembaharuan digital, perubahan pada perusahaan akan menjadi lebih cepat dan baik.