PTPN VI kembali Jalin Kerja Sama dengan SISI untuk Dukungan Aplikasi Pengelolaan Anggaran

Tuesday, 17 May 2022

Laporan realisasi anggaran menjadi salah satu bagian penting dalam penyusunan anggaran bisnis perusahaan. Melalui laporan realisasi anggaran, dapat diketahui informasi realisasi dan anggaran entitas pelaporannya. Mengingat pentingnya pengelolaan anggaran dalam sebuah perusahaan, baru-baru ini PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI) kembali jalin kerja sama dengan SISI untuk kebutuhan dukungan penyempurnaan aplikasi anggaran di PTPN VI.

Dalam kerjasama ini, SISI nantinya akan membantu agar proses penganggaran melalui teknologi aplikasi sehingga mudah terselesaikan meskipun perusahaan memiliki beberapa anak perusahaan dan unit kerja. Rencananya, pengerjaan pengembangan aplikasi ini dilaksanakan selama 4 (Empat) Bulan dengan ditambah 1 (satu) Bulan masa garansi setelah Surat Perintah Kerja (SPK) diterbitkan. 

Pada pertengahan Mei 2022 ini, SISI akan mengadakan management meeting dalam agenda kegiatan Kick Off, yang mana salah satu fokusnya adalah memantapkan strategi management requirement produk aplikasi. Kemudian SISI juga menetapkan target penyelesaian guna produk aplikasi yang dikembangkan dapat segera digunakan di lingkungan kerja PTPN VI sebagai wujud dukungan implementasi transformasi digital.

Menurut Joko Susilo selaku Project Manager dalam kerjasama ini mengungkapkan pihaknya sangat menyambut baik kerjasama ini mengingat anggaran menjadi hal yang krusial dalam sebuah perusahaan, “Saya rasa kerja sama ini cukup bagus, mengingat pentingnya pengelolaan anggaran yang efisien agar bisnis dapat memenangkan persaingan pasar. Upaya ini juga sebagai dukungan terhadap perwujudan pengelolaan keuangan perusahaan yang transparan dan akuntabel. Sehingga pada ujungnya akan menciptakan birokrasi yang bersih dan efisien”.

Kerja sama PTPN VI dengan SISI ini merupakan kontrak kerjasama berkelanjutan yang berfokus pada pengembangan aset infrastruktur. SISI berperan penting dalam mempercepat pertumbuhan transformasi digital guna mendukung proses monitoring dan peningkatan efektivitas penyerapan anggaran karena mampu menyampaikan laporan penyerapan anggaran dengan lebih cepat.